Informasi Umum

Kode

17.06.988

Klasifikasi

C -

Jenis

Karya Ilmiah - TA (D3) - Reference

Subjek

Telecommunication Engineering - Telephone Network

Informasi Lainnya

Abstraksi

ABSTRAK

Interferensi merupakan hal yang selalu dikaitkan dengan teknologi komunikasi bergerak. Interferensi disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu tertimpa atau tertutupnya sinyal dari suatu pemancar dengan sinyal lain (sinyal jamming) yang mempunyai frekuensi sama dan daya yang lebih besar. Interferensi merupakan masalah yang harus diminimalisasi, karena interferensi yang besar mengakibatkan penurunan performansi user pada kualitas sinyal terima. Apabila tidak ditangani dengan cepat akan berdampak negatif pada layanan yang diberikan kepada pelanggan. Pada proyek akhir ini dilakukan analisis dampak, cara penanganan dan peningkatan kualitas pada kasus interferensi jaringan LTE dari salah satu perusahaan operator terbesar di Indonesia. Penanganan interferensi di daerah SMAN 3 Bandung dilakukan dengan analisis data worse cell yang terindikasi adanya interferensi, kemudian data tersebut dianalisis berdasarkan pada beberapa parameter KPI (Key Performance Indicator), selanjutnya dilakukan FFT scan untuk menganalisis karakteristik atau jenis interferensi apakah yang terjadi di daerah tersebut, kemudian dilakukan proses field scanning untuk mengetahui frekuensi yang dihasilkan oleh sumber penginterferensi tersebut dan juga untuk mengetahui letak sumber penginterferensi. Jika sudah mengetahui letak sumber penginterferensi dan perangkat apa yang menyebabkan interferensi terjadi di daerah tersebut, maka dilakukan proses perizininan penanganan bekerjasama dengan balai monitoring. Hasil penanganan interferensi pada jaringan LTE di site BDG068MT1_SMUN3BDG adalah L.UL.Interference sebesar -113,888 dBm, Service Drop Rate sebesar 0,059 %, Total User Number sebanyak 408 jiwa, Downlink Traffic Volume sebesar 530.329,910 MB, Uplink Traffic Volume sebesar 59.082,366 MB, User Downlink Average Throughput sebesar 7,833 Mbps, User Uplink Average Throughput sebesar 1,912 Mbps, Cell Downlink Average Throughput sebesar 9,358 Mbps, Cell Uplink Average Throughput sebesar 1,552 Mbps.

Kata Kunci : Interferensi, LTE, Key Performance Indicator

  • DTG1E3 - DASAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI
  • DTG2F3 - SISTEM KOMUNIKASI
  • DTG2G3 - TEKNIK PERANCANGAN JARINGAN AKSES SELULER
  • DTG3H3 - PROYEK AKHIR II
  • DTH2M3 - SISTEM KOMUNIKASI SELULER

Koleksi & Sirkulasi

Tersedia 1 dari total 1 Koleksi

Anda harus log in untuk mengakses flippingbook

Pengarang

Nama ESTI PUJIASTUTI POERIANDARI
Jenis Perorangan
Penyunting Yuyun Siti Rohmah, Denny Achmad Mukhlis
Penerjemah

Penerbit

Nama Universitas Telkom
Kota Bandung
Tahun 2017

Sirkulasi

Harga sewa IDR 0,00
Denda harian IDR 0,00
Jenis Non-Sirkulasi

Download

belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh