Informasi Umum

Kode

111030096

Klasifikasi

621.382 16 -

Jenis

Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Subjek

Transmisi Telkom

Informasi Lainnya

Abstraksi

ABSTRAKSI: Secara umum metoda feeding untuk antena microstrip dapat diklasifikasikan menjadi microstrip feeding, probe feeding, dan electromagnetically coupled (EMC) feeding. Microstrip feeding dapat dibuat dengan mudah dengan cara menghubungkan microstrip ke ujung patch secara langsung, tetapi matching impedansi yang dihasilkan tidak sesuai dan muncul radiasi yang tidak diinginkan dari feed line. Feeding dengan menggunakan probe coaxial akan menghasilkan matching impedansi yang sesuai dan radiasi yang tidak diinginkan juga rendah, tetapi cara ini menghasilkan bandwidth yang sempit (narrow bandwidth).<br> Electromagnetically coupled (EMC) feeding berbeda dengan kedua metoda di atas. Dengan menggunakan electromagnetically coupled (EMC) feeding tidak akan muncul radiasi yang tidak diinginkan dan memiliki keuntungan akan menghasilkan bandwidth yang lebih lebar. Sehingga lebih menguntungkan dan dapat dipakai untuk aplikasi WIMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) yang membutuhkan frekuensi 2.3-2.4 GHz.<br> Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan perancangan dan pembuatan antena dengan menggunakan metoda electromagnetically coupled (EMC) feeding dimana nantinya antena tersebut akan bekerja pada frekuensi 2.3-2.4 GHz dan memiliki VSWR 1.5 pada range frekuensi 2.27 – 2.46 GHz. Polarisasi antena adalah elips dan pola radiasi adalah unidirectional. Gain yang mampu dicapai antena ini adalah 7.1326 dBi. Untuk perancangan dan simulasi antena ini menggunakan software Ansoft HFSS 9.2.<br>Kata Kunci : electromagnetically coupled (EMC), microstrip antenna, patch,ABSTRACT: Generally, the feeding method of a microstrip antenna can be classified as microstrip feeding, probe feeding, and EMC feeding. The microstrip feeding is easily fabricated by connecting the microstrip to the edge of the patch directly, but the impedance matching is not convenient and unwanted radiation can occur from feed line. Feeding with coaxial probe has the advantage of ease in impedance matching and low spurious radiation, but this feeding method has narrow bandwidth.<br> Electromagnetically coupled (EMC) feeding is different from both feeding method above. With electromagnetically coupled (EMC) feeding, spurious radiation does not occur and has the advantage of having wider bandwidth. With these advantages, microstrip with electromagnetically coupled (EMC) feeding can be used for WIMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) application which operates in frequency 2.3 &#56256;&#56497; 2.4 GHz.<br> This final project develop for designing and implementing of antenna with electromagnetically coupled (EMC) feeding method so this antenna can operate in frequency 2.3 &#56256;&#56497; 2.4 GHz with VSWR 1.5, at frequency range 2.27 &#56256;&#56497; 2.46 GHz. The antenna&#56256;&#56502;s polarization is ellipse polarized and radiation pattern is unidirectional. The available Gain of this antenna is able to reach 7.1326 dBi. Software Ansoft HFSS 9.2 is used for designing and simulating this antenna.<br>Keyword: electromagnetically coupled (EMC), microstrip antenna, patch,

Koleksi & Sirkulasi

Tersedia 1 dari total 1 Koleksi

Anda harus log in untuk mengakses flippingbook

Pengarang

Nama HILMAN SIRODJUDIN
Jenis Perorangan
Penyunting Heroe Wijanto, Yuyu Wahyu
Penerjemah

Penerbit

Nama Universitas Telkom
Kota Bandung
Tahun 2008

Sirkulasi

Harga sewa IDR 0,00
Denda harian IDR 0,00
Jenis Non-Sirkulasi

Download

belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
diunduh 1 kali
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
diunduh 8 kali
diunduh 6 kali
belum pernah diunduh
belum pernah diunduh
diunduh 1 kali
belum pernah diunduh
diunduh 1 kali