22.04.2298
658.575 2 - Product design
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference
Six Sigma, Design Engineering,
447 kali
<p>Kualitas harus dicapai di semua komponen proses untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Kualitas produk yang baik diperoleh dari kesesuaian dengan spesifikasi yang di tetapkan. PT XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur, bergerak pada bidang industri konveksi yang memproduksi pakaian. PT XYZ menetapkan CTQ (<em>Critical To Quality) </em>dengan tujuan menetapkan standar yang ditetapkan. Pada periode bulan januari sampai dengan desember tahun 2021 PT XYZ tidak mampu memenuhi CTQ (Critical<em> To Quality</em>) produk dengan baik, karena terdapatnya <em>gap</em> antara persentase <em>defect</em> dengan rata-rata presentase sebesar 18,55% dan batas toleransi <em>defect </em>yang sudah ditetapkan pada PT XYZ, yaitu sebesar sebesar 3%<em>, </em>selain itu perusahaan juga belum dapat memenuhi CTQ (Critical<em> To Quality</em>) proses. Tahapan proses <em>sewing</em> merupakan proses dengan jumlah terbanyak CTQ proses yang tidak terpenuhi dan memiliki frekuensi <em>defect </em>tertinggi.</p>
<p>Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang fungsi alarm yang terintegrasi dengan mesin <em>sewing </em>beserta sistem kerjanya, sebagai pengingat dalam melakukan tindakan <em>corrective </em>menggunakan metode DMAI dan QFD. DMAI digunakan sebagai tahap pemecah masalah terstruktur untuk menerapkan solusi rancangan, sementara QFD (<em>quality function deployment) </em>sendiri merupakan kerangka kerja untuk pengembangan produk. Pada fase <em>define</em>, yaitu melakukan penjabaran mengenai tidak terpenuhinya CTQ. kemudian melakukan fase <em>measure</em><em>, </em>dilakukan perhitungan kapabilitas proses untuk mengetahui level sigma pada kondisi eksisting. Pada fase <em>analyze</em>, melakukan analisis <em>fish bone</em> dan analisis FMEA untuk mengetahui akar penyebab permasalahan. Pada fase <em>improve</em>, yaitu melakukan modifikasi mesin<em> sewing</em> dengan mekanisme perancangan QFD.</p>
<p>Berdasarkan hasil rancangan usulan alarm mesin jahit, dipilih opsi satu dengan kombinasi komponen <em>buzzer 8</em><em>0 </em>desibel, tombol oprasian berbagai warna, material produk plastik, berat alat 80 gram, lampu LED pengingat dua watt dengan berat lima gram, dan dimensi alarm mesin <em>sewing</em> 10 cm x 4 cm x 12 cm.</p>
<p>Pemberian rancangan usulan alarm mesin <em>sewing</em>, mampu mengingatkan admin jahit sebagai tindakan perbaikan berkelanjutan pada proses <em>sewing</em> untuk meminimasi <em>defect </em>jahitan lepas. Hasil simulasi perhitungan level sigma baru menunjukan rata-rata peningkatan 0,3 dan nilai DPMO menurun sebesar 8.730.</p>
<p> </p>
<p>Kata Kunci <strong>— </strong><strong><em>Defect</em></strong><strong>, </strong><strong>DMAI, Alarm Mesin <em>sewing</em>, Pakaian, Komponen Jalur Benang, QFD</strong></p>
Seluruh (1) koleksi tidak tersedia
| Nama | GANIS WORO AYUNINGTYAS |
| Jenis | Perorangan |
| Penyunting | Marina Yustiana Lubis, Yunita Nugrahaini |
| Penerjemah |
| Nama | Universitas Telkom, S1 Teknik Industri |
| Kota | Bandung |
| Tahun | 2022 |
| Harga sewa | IDR 0,00 |
| Denda harian | IDR 0,00 |
| Jenis | Non-Sirkulasi |