Informasi Lainnya
Abstraksi
<h1>ABSTRAK</h1>
Pesatnya perkembangan media sosial telah mendorong perubahan strategi pemasaran digital pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk usaha kedai kopi. Kafe Latar Graha sebagai kafe yang berdiri di Surabaya memanfaatkan Instagram sebagai platform utama pemasaran digital, namun performa akunnya menunjukkan pola unggahan yang tidak konsisten serta tingkat <em>engagement</em> yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa pemasaran Instagram Kafe Latar Graha menggunakan pendekatan 4C (<em>Context, Communication, Collaboration, and Connection</em>) serta merumuskan strategi perbaikan untuk meningkatkan <em>engagement</em>. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, observasi konten Instagram, serta wawancara mendalam dengan informan kunci, informan ahli, dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pemasaran digital Kafe Latar Graha berada pada tahap berkembang namun belum optimal, terutama pada aspek konsistensi konten, komunikasi dua arah, kolaborasi dengan pihak eksternal, serta pembentukan hubungan emosional dengan audiens. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan rekomendasi strategi berbasis pendekatan 4C untuk meningkatkan <em>engagement</em> Instagram dan memperkuat kinerja pemasaran digital kafe. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi UMKM dalam merancang strategi pemasaran Instagram yang lebih terstruktur dan efektif.<br />
<h1>ABSTRACT</h1>
<em>The rapid growth of social media has reshaped digital marketing strategies among micro, small, and medium enterprises (MSMEs), including coffee shops. Latar Graha Café a established café in Surabaya, utilizes Instagram as its primary marketing platform; however, its account performance shows inconsistent posting patterns and fluctuating engagement levels. This study aims to analyze the Instagram marketing performance of Latar Graha using the 4C framework (Context, Communication, Collaboration, and Connection) and to formulate strategic improvements to increase engagement. A qualitative research approach was employed through literature review, Instagram content observation, and in-depth interviews with key, expert, and supporting informants. The findings indicate that Latar Graha’s digital marketing efforts are developing but remain suboptimal, particularly in content consistency, two-way Communication, Collaboration with external parties, and emotional Connection with audiences. Based on these findings, strategic recommendations grounded in the 4C framework are proposed to enhance Instagram engagement and strengthen the café’s digital marketing performance. This study contributes practical insights for MSMEs in designing more structured and effective Instagram marketing strategies.</em><br />
<br />
- DDK2CAB3 - Manajemen Pemasaran
Koleksi & Sirkulasi
Tersedia 1 dari total 1 Koleksi