Informasi Lainnya
Abstraksi
Pertumbuhan kebutuhan layanan telekomunikasi berkecepatan tinggi di Jakarta menuntut ketersediaan infrastruktur jaringan yang andal, aman, dan memiliki tingkat gangguan yang rendah. Sistem kabel udara yang selama ini banyak digunakan masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem, kecelakaan lalu lintas, vandalisme, serta keterbatasan kapasitas penataan ruang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PT Mega Akses Persada mulai menerapkan jaringan fiber optik tanam (underground) sebagai alternatif yang lebih aman dan stabil dalam mendukung layanan konektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perancangan dan implementasi jaringan fiber optik tanam di wilayah Jakarta, dengan fokus pada evaluasi aspek teknis, efisiensi, serta peningkatan keamanan infrastruktur telekomunikasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus, observasi lapangan, pengumpulan data teknis desain jaringan, dan wawancara dengan pihak teknis PT Mega Akses Persada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jaringan fiber optik tanam memberikan peningkatan signifikan dalam keamanan fisik kabel, stabilitas layanan, serta menurunkan risiko gangguan eksternal. Selain itu, implementasi jaringan tanam juga dinilai lebih efisien dalam jangka panjang meskipun memerlukan biaya awal yang lebih tinggi. Dengan demikian, jaringan fiber optik tanam dapat menjadi solusi strategis bagi pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih andal dan berkelanjutan di wilayah urban seperti Jakarta Selatan.<br />
Kata kunci: fiber optik tanam, telekomunikasi, keamanan jaringan, infrastruktur.
- AAK3OAB3 - Sistem Komunikasi Optik
Koleksi & Sirkulasi
Tersedia 1 dari total 1 Koleksi