Informasi Lainnya
Abstraksi
<p>Perkembangan era cashless society turut mendorong perubahan perilaku transaksi, terutama di kalangan Generasi Z yang cenderung memilih layanan digital. Namun, adopsi kartu kredit masih relatif rendah sehingga diperlukan analisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan kartu kredit Gen-Z Bank Mega.<br />
Penelitian ini menelaah pengaruh Security, Privacy dan Reputation terhadap Attitude dan Intention, dengan Perceived Risk dan Trust sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif dengan SEM–PLS digunakan terhadap 400 responden Gen-Z berusia 18–27 tahun di Jakarta.<br />
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel berada pada kategori “sangat baik”, mencerminkan persepsi positif terhadap keamanan, privasi, reputasi, serta keandalan produk. Security, Privacy, dan Reputation terbukti meningkatkan Trust, sementara Privacy juga menurunkan Perceived Risk. Sebaliknya, Security dan Reputation tidak memengaruhi Perceived Risk.<br />
Lebih lanjut, Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude dan Intention. Perceived Risk hanya memengaruhi Attitude namun tidak Intention. Attitude memiliki pengaruh signifikan terhadap Intention, menunjukkan bahwa sikap positif menjadi penentu utama niat adopsi kartu kredit.<br />
Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan pentingnya penguatan faktor keamanan, privasi, reputasi, dan pengelolaan risiko dalam membangun kepercayaan Gen-Z. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi Bank Mega dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik generasi muda.</p>
- DAK6FAB3 - Manajemen Pemasaran di Era Digital
- DAK7HAA8 - Tugas Akhir 1
- DAK7JAA2 - Tugas Akhir 2
Koleksi & Sirkulasi
Tersedia 1 dari total 1 Koleksi