Abstrak
UKM Ukhro Bakery masih menghadapi permasalahan rantai pasok berupa perencanaan produksi yang belum terstruktur, tingginya produk rusak, serta keterlambatan pengemasan dan pengiriman. Kondisi tersebut menyebabkan kinerja operasional belum optimal dan belum didukung oleh sistem evaluasi kinerja yang terintegrasi. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi kinerja saat ini dengan kondisi yang diharapkan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi yang mampu mengidentifikasi indikator kinerja yang perlu diperbaiki serta menentukan prioritas proyek perbaikan secara objektif. Penelitian ini menggunakan metode Supply Chain Operations Reference Digital Standard (SCOR DS) untuk mengevaluasi kinerja rantai pasok pada proses plan, source, transform, dan fulfill berdasarkan atribut reliability, responsiveness, agility, dan environmental. Selanjutnya, metode Analytical Network Process (ANP) digunakan untuk menentukan prioritas proyek perbaikan dengan mempertimbangkan hubungan ketergantungan antarindikator kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Customer Commit Date Achievement, Pack Product Cycle Time, dan Ship Product Cycle Time menjadi prioritas utama perbaikan. Proyek dengan prioritas tertinggi adalah Production and Supply Chain Optimization 0,067, diikuti Transportation Management Improvement 0,046, Packaging Process Improvement 0,043, Dynamic Routing Implementation 0,033, dan Distribution Planning Enhancement 0,025. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan kinerja rantai pasok UKM Ukhro Bakery secara efektif dan berkelanjutan.