Judul: Perjalanan Mustahil Samiam dari Lisboa
Penulis: Zaky Yamani
Subject: Historical Fiction
Publisher: Gramedia Pustaka Utama, 2021
Pembuka
Perjalanan Mustahil Samiam dari Lisboa merupakan novel fiksi sejarah karya Zaky Yamani. Cerita ini dikemas dalam bingkai catatan harian milik Samiam Nogueira, seorang pedagang rempah muda asal Lisboa. Di balik kenyamanan hidupnya, ada dua hal yang mulai mengusik ketenangan Samiam: misteri peta orang Jawa dan sesosok bayangan hitam yang terus-menerus mendorongnya untuk mencari sosok ayah kandungnya.
Selain itu, novel ini mengulas Porto de Graal, sebuah kelompok rahasia di Portugal yang menentang pemerintahan berbasis ajaran Kristen dan Takhta Suci. Akibat sebuah kecerobohan, Samiam terseret ke dalam misi berbahaya dan harus menemukan paman serta calon istrinya yang mendadak menghilang.
Ringkasan Isi Buku
Mengambil latar belakang sejarah bangsa Portugis pada abad ke-16, novel ini menyajikan catatan harian kuno yang ditemukan dan diteliti oleh seorang akademisi bernama Profesor Barend Hendrik van Laar. Melalui catatan tersebut, pembaca diajak mengarungi perjalanan hidup Samiam Nogueira.
Samiam sebenarnya merupakan anak dari seorang biarawati bernama Belinha di Biara Santo Jeronimo, sebuah rahasia kelam masa lalu terungkap melalui lembaran harian sang ibu sebelum wafat. Ia kemudian dibesarkan oleh orang tua angkatnya, Manuel Nogueira dan Brigida.
Di tengah situasi yang kian genting, Samiam mendapati fakta mengejutkan bahwa keluarga angkat, calon mertua, dan tunangannya, Bianca, ternyata terlibat aktif dalam organisasi pemberontakan Porto de Graal. Demi membalas budi, Samiam nekat mengambil posisi dalam misi ekstrem yang mengguncang nuraninya: berkomplot untuk membunuh Paus.
Guna menemukan paman dan tunangannya yang hilang, Samiam menempuh pengembaraan berbahaya didampingi dua kerabat asal Lisboa. Berbagai rintangan berat harus mereka hadapi, mulai dari serangan perampok hingga perpisahan tragis yang merenggut nyawa kerabatnya. Setelah melalui rentetan cobaan, Samiam akhirnya berhasil bereuni dengan tunangannya, Bianca, dan sang paman, Joao.
Mereka sempat berlindung di wilayah Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman) sebelum Paman Joao memerintahkan mereka segera bertolak ke India akibat memanasnya peta politik antara Portugal dan Ottoman. Di tengah penyusunan rencana ke India, ancaman baru tetap mengintai mereka dari kejauhan, menandai bahwa perjuangan Samiam masih jauh dari kata selesai.
Kelebihan dan Kekurangan
Keunggulan novel ini terletak pada kedalaman wawasan sejarah serta ketelitian penulis dalam menggambarkan atmosfer abad ke-16. Penggambaran detail geografis yang tersusun rapi dan akurat berhasil membangun rasa penasaran serta membuat pembaca larut ke dalam alur cerita.
Kekurangan novel ini adalah alur cerita cenderung lambat (slow-paced), terutama pada bagian awal hingga pertengahan, karena ditopang oleh deskripsi latar dan fakta sejarah yang sangat mendalam. Oleh karena itu, pembaca yang menyukai alur serba cepat membutuhkan sedikit kesabaran. Selain itu, banyaknya penggunaan istilah dan bahasa Portugis menuntut fokus ekstra dari pembaca untuk mencerna detail cerita secara utuh.
Rekomendasi Pembaca
Buku ini sangat cocok bagi para pencinta fiksi sejarah yang menyukai kisah berlatar lintas benua, meliputi Eropa, Asia, hingga Afrika. Pembaca yang terbiasa menikmati bacaan dengan alur perlahan dan kaya riset juga akan sangat menikmati novel ini.
Penutup
Secara keseluruhan, Perjalanan Mustahil Samiam dari Lisboa adalah sebuah karya fiksi sejarah yang sangat kaya akan pengetahuan, ambisius, dan penuh warna. Zaky Yamani berhasil merajut detail fakta sejarah, geografi, dan intrik politik-agama ke dalam narasi personal yang menggugah nurani.
Meski memerlukan fokus dan kesabaran ekstra saat membacanya, novel ini menawarkan petualangan seru yang berkesan dan sangat layak dibaca. Apalagi, karya ini dirancang sebagai bagian pertama dari sebuah trilogi fiksi sejarah yang dipastikan akan terus membawa pembaca mengarungi misteri hingga konflik lintas benua pada seri-seri selanjutnya.
Cek ketersediaan koleksi di katalog Open Library pada halaman ini
Peresensi: Asti Alya Anggraini
