Penelitian ini berfokus pada perancangan media display ruang pamer di Museum Pos Indonesia dengan penekanan pada peran material dan tekstur dalam membentuk keterlibatan pengunjung melalui aktivitas taktil. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih dominannya media display visual pasif serta terbatasnya peluang interaksi fisik, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan pengunjung, khususnya kelompok belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemilihan dan penerapan material serta karakter tekstur pada media display dapat mendukung penyampaian narasi sejarah secara lebih komunikatif dan bermakna melalui pengalaman ruang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kerangka penelitian berbasis desain. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dokumentasi visual, dan studi literatur. Proses analisis data mengacu pada model analisis interaktif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan material dengan karakter sensorik yang jelas dan potensi aktivitas taktil yang terarah berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap narasi sejarah. Temuan ini menjadi dasar dalam perancangan media display yang bersifat edukatif, berorientasi pada keterlibatan pengunjung, serta mendukung pengalaman ruang pamer yang lebih bermakna.
Kata Kunci: museum pos indonesia,media display, pengalaman aktivitas pengunjung, material dan tekstur, interaksi taktil