Fenomena penggunaan sosial media TikTok yang tinggi di kalangan mahasiswa sebagai sumber informasi utama seringkali terjadi suatu masalah baru, yaitu maraknya misinformasi kesehatan mental dan kecenderungan self-diagnosis yang keliru, khususnya terkait dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Penelitian ini bertujuan untuk merancang media informasi yang valid, menarik secara visual, dan memberikan informasi tanpa beban kognitif untuk mahasiswa. Metode perancangan yang akan digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari lima tahap yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dengan kuesioner sebagai data sekunder. Hasil dari perancangan ini adalah media informasi berupa Infografis Carousel pada TikTok dengan pendekatan ilustrasi yang ramah dan lebih mudah dipahami. Format ini memberikan kendali penuh kepada audiens agar dapat mengatur kecepatan membaca, sehingga mampu meminimalisir beban kognitif. Hasil validasi menunjukkan bahwa perancangan visual dan format carousel ini efektif dalam menyampaikan informasi mengenai ADHD untuk mahasiswa. Perancangan ini menjadi solusi atas keterbatasan format infografis dalam menyampaikan informasi kesehatan mental