ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran identitas visual sebagai strategi positioning, differentiation, dan branding pada UMKM kuliner Warmindo di Kota Bandung. Studi ini menggunakan teori STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dari Kotler untuk memahami strategi pasar, serta konsep PDB kreatif menurut Hermawan sebagai kerangka strategi positioning, diferensiasi, dan branding. Penelitian dilakukan secara komparatif terhadap empat Warmindo, yaitu Add, Sukarasa, Agam Medan, dan Haji Mahmud, melalui observasi lapangan, dokumentasi desain visual, dan wawancara dengan pengelola serta konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen identitas visual, seperti logo, warna, signage, dan desain interior, berperan signifikan dalam membedakan masing-masing Warmindo, memperkuat citra merek, dan memposisikan produk secara strategis di pasar lokal. Penerapan identitas visual yang konsisten terbukti meningkatkan daya tarik, pengalaman pelanggan, dan loyalitas konsumen. Temuan ini menegaskan bahwa strategi identitas visual yang tepat merupakan alat penting dalam pengelolaan branding UMKM kuliner, sekaligus mendukung keunggulan kompetitif di tingkat lokal.
Kata kunci: identitas visual, branding, positioning, differentiation, UMKM kuliner, Warmindo, STP, PDB