ABSTRAK
Layanan triple play yang ditawarkan oleh jaringan Fiber To The Home (FTTH) yang menjadi pelengkap dalam rumah hunian dalam suatu perumahan membuat daya tarik tersendiri bagi para pembeli karena pembeli ingin tinggal di tempat nyaman dan juga sudah dilengkapi teknologi tinggi. Analisis jaringan FTTH sangat diperlukan sebelum jaringan tersebut dijual ke pengguna untuk melihat apakah jaringan yang telah diimplementasikan sudah layak digunakan atau tidak. Perumahan Graha Yasa Asri merupakan perumahan yang terletak di Kota Tanggerang. Sentral yang digunakan adalah OLT ciputat. Pemilik perumahan ingin segera memasang jaringan optik di perumahan tersebut. Tetapi, belum ada analisa khusus terhadap jaringan yang akan dibangun pada perumahan. Untuk itu, penulis ingin membantu dalam menganalisis jaringan link optik tersebut agar pihak perumahan bisa memasang jaringan optik sesuai standar yang telah ditentukan.
Analisis yang akan dilakukan pada tugas akhir ini adalah nilai Link Power Budget, Rise Time Budget, Bit Error Rate (BER), dan juga analisis FTTH dengan menggunakan ducting bersama. Analisis yang dilakukan adalah dengan cara studi literlatur terleih dahulu selanjutnya dilakukan pengumpulan data.
Keluaran yang didapatkan yaitu terbukti bahwa jaringan yang telah terimplementasi FTTH ini telah layak dengan memenuhi standar jaringan yang ditetapkan oleh PT. Telkom dengan nilai BER yang dihasilkan dari simulasi di Optisystem yaitu sebesar 5,07235 x 10-10, Link Power Budget bernilai -24,2328 dBm, Rise Time Budget bernilai 0,0502 ns. Dengan menggunakan Ducting Bersama ini, dipercaya dapat menambah keindiahan estetika perkotan. Galian duct yang dilakukan tergantung dengan kondisi tanah yang ada. Jarak ideal satu manhole dengan manhole lain sekitar 250 m. Galian duct idealnya berada di kedalaman 2.5 m. Tugas akhir ini juga diharapkan setelah penelitian dapat memberi rekomendasi untuk peningkatan kualitas jaringan pada link optik OLT Ciputat ke Perumahan Graha Yasa Asri.
Kata kunci: Link Power Budget, Rise Time Budget, BER, ducting bersama