ABSTRAK
Layanan jaringan LTE sebagai infrastruktur terdepan dalam memberikan berbagai layanan yang dimiliki, mempunyai perbedaan kualitas jaringan seluler untuk area indoor dan outdoor, yang mana kualitas jaringan indoor yang kurang baik dikarenakan banyaknya loss/redaman yang disebabkan oleh material bangunan, dan juga jumlah pengguna di perkotaan yang lebih dominan berada pada area indoor dibandingkan outdoor. Diperlukan suatu perencanaan Indoor Building Coverage (IBC) yang dapat diterapkan pada bangunan publik yang vital atau sering dikunjungi oleh banyak orang, agar pengguna layanan jaringan LTE tetap memiliki kualitas layanan yang maksimal meskipun berada pada area indoor.
Pada perencanaan IBC, untuk mengetahui kondisi existing di area indoor tersebut dapat diperoleh dengan melakukan walktest menggunakan software TEMS Investigation. Kemudian untuk mendapatkan jumlah site yang dibutuhkan pada area indoor tersebut dilakukan dengan cara melakukan perhitungan terlebih dahulu dari sisi perencanaan kapasitas (capacity planning) dan perencanaan cakupan (coverage planning). Perhitungan ini menggunakan model propagasi COST-231 Multiwall. Perencanaan IBC ini menggunakan sistem Passive DAS yang menjadi sistem distribusi antenanya. Jumlah site yang telah diperoleh dari hasil perhitungan perencanaan di simulasikan menggunakan software RPS 5.4, untuk mengetahui nilai parameter Signal Interference Ratio (SIR) dan Received Signal Strength Indication (RSSI).
Pada Tugas akhir perencanaan jaringan IBC LTE di Bandara Hang Nadim ini menghasilkan jumlah site yang telah dihitung melalui perhitungan capacity planning sebanyak 6 site, 3 site untuk lantai dasar dan 3 site untuk lantai 1, dan coverage planning sebanyak 8 site, 4 site untuk lantai dasar dan 4 site untuk lantai 1. Melalui simulasi, nilai RSRP yang diperoleh untuk lantai dasar, lantai 1, dan kedua lantai digabungkan bernilai 82.33dBm, -75.81dBm, dan -74.492dBm. Untuk nilai SIR yang diperoleh untuk lantai dasar, lantai 2, dan kedua lantai digabungkan bernilai 23.79dB, 22.66dB, dan 12.07dB. Dengan membandingkan standar Key Performance Indicator (KPI) LTE indoor planning dari operator dengan hasil simulasi yang diperoleh, menunjukkan bahwa perencaanaan sudah memenuhi standar operator.
Kata Kunci : Indoor Building Coverage (IBC) LTE , capacity planning, coverage planning, Signal Interference Ratio (SIR), Received Signal Level (RSL)