Perkembangan teknologi internet pada masa sekarang ini sudah sangat maju dan telah memasuki setiap jalur ekonomi di bidang pemerintah dan masyarakat. Internet Financial Reporting (IFR) merupakan suatu cara dalam penyampaian laporan keuangan dan kemampuan secara multimedia dengan menyajikan informasi keuangan bersifat interaktif, dimana pengungkapan laporan keuangan melalui internet atau website kepada masyarakat secara sukarela, terbuka, mudah dan cepat. IFR dapat memberikan kepada pemerintah dalam penyaluran informasi keuangan ke berbagai lapisan masyarakat, pemangku kepentingan dan investor.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari kekayaan pemerintah daerah, tingkat utang pemerintah daerah, dan opini audit terhadap IFR pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat tahun 2014-2018. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel, dan metode sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 65 sampel yang terdiri dari 13 situs resmi pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat dan periode penelitian selama lima tahun. Model analisis yang digunakan adalah analisis desktiptif, uji asumsi klasik, dan data panel.
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kekayaan pemerintah daerah, tingkat utang pemerintah daerah, dan opini audit berpengaruh secara simultan terhadap IFR sebesar 9,81%. Secara parsial variabel kekayaan pemerintah daerah berpengaruh negatif secara signifikan terhadap IFR, sedangkan variabel tingkat utang pemerintah daerah dan opini audit berpengaruh positif secara signifikan terhadap IFR pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat tahun 2014-2018.
Kata Kunci : Kekayaan Pemerintah Daerah, Tingkat Utang Pemerintah Daerah, Opini Audit, Internet Financial Reporting (IFR).