Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis-jenis pekerjaan. Salah satu jenis pekerjaan yang dapat ditemui
di Indonesia adalah berdagang. Berdagang adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa antara penjual dan pembeli, berdagang dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu contoh cara berdagang adalah dengan cara berkeliling. Cara berkeliling yang dimaksud adalah pedagang menjual barang atau jasa dengan cara berkeliling suatu tempat, tetapi cara ini tidak menjamin barang atau jasa terjual semua, dan terkadang hanya menghabiskan waktu dan tenaga. Untuk sampel pedagang yang penulis ambil yaitu pedagang bakso keliling. Tugas Akhir ini merancang sistem gerobak bakso pintar, dimana sebelum berkeliling di suatu tempat, pedagang akan tahu dimana saja pembeli berada karena pembeli dapat memesan melalui aplikasi. Sistem ini dirancang untuk membuat cara kerja pedagang bakso keliling lebih efektif dan efisien menggunakan algoritma fuzzy-Dijkstra. Algoritma fuzzy-Dijkstra merupakan penggabungan antara logika fuzzy dan algoritma Dijkstra yang digunakan untuk mempertimbangkan jarak antar tempat dan banyaknya pembeli yang berada di suatu tempat. Sistem ini dibangun berbasis android dan memanfaatkan teknologi Internet of Things. Berdasarkan skenario pengujian dengan penggunaan sistem aplikasi gerobak pintar menunjukkan jarak dan waktu yang ditempuh untuk menuju alamat pelanggan lebih efisien 137 detik atau 2 menit 17 detik dan jarak sepanjang 188 m dibandingkan dengan tanpa sistem.