Di era global saat ini ilmu dan teori keuangan dalam masyarakat mengalami perubahan dalam aspek-aspek tertentu. Untuk menghadapi kondisi keuangan dalam tingkat apapun, masyarakat perlu memahami indikator-indikator keuangan yang disebut dengan literasi keuangan. Literasi keuangan memfasilitasi penggunaan produk secara efektif dan membantu pelaku usaha mengembangkan produk keuangan terbaik sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Literasi keuangan dan inklusi keuangan tidak muncul dengan sendirinya, tetapi berdasarkan masalah- masalah keuangan yang muncul dalam masyarakat. Selain literasi keuangan, ada faktor lain yang mempengaruhi inklusi keuangan yaitu financial technology. Saat ini dengan perkembangan teknologi informasi dan juga didukung jaringan internet yang pesat dan stabil, terciptalah beberapa layanan keuangan digital yang mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi maupun pembiayaan keuangan. Dari pernyataan tersebut dilakukan penbelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat literasi keuangan dan financial technology terhadap tingkat inklusi keuangan masyarakat kategori usia dewasa muda di Kota Bandung. Variabel dalam penelitian ini yaitu Literasi Keuangan (X1), Financial Technology (X2), dan Inklusi Keuangan (Y).
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner terhadap 400 responden masyarakat usia dewasa muda di Kota Bandung. Kuesioner yang disebarkan memiliki beberapa pernyataan dengan skala likert. Dalam menjelaskan hasil penelitian, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara literasi keuangan dan financial technology terhadap inklusi keuangan secara parsial dan secara simultan.
Kata Kunci: Literasi Keuangan, Financial Technology, Inklusi Keuangan