PERANCANGAN ESTIMASI KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA PT LANDASAN TATA LAKSANA DENGAN PENDEKATAN ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA TLX

TAHTA MANUSAKERTI

Informasi Dasar

23.04.1466
658.301
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Dewasa ini, tidak dapat kita hindari perkembangan zaman yang semakin pesat diiringi dengan persaingan dunia industri yang semakin sengit. Begitu pula dengan adanya globalisasi yang mendorong perusahaan untuk terus menerus menemukan inovasi dalam rangka mempertahankan eksistensi perusahaan. Dimana dalam hal ini, sumber daya manusia merupakan pemeran utamanya. Dengan demikian, sumber daya manusia harus dikelola dan direncanakan sebaik mungkin yang dimana dapat dilakukan dengan menentukan jumlah kebutuhan karyawan yang ideal sesuai dengan kebutuhan perusahaan. PT Lantana mengalami adanya permasalahan kekurangan tenaga kerja dimana adanya ketimpangan antara tuntutan tugas dan jumlah karyawan sehingga karyawan pada PT Lantana melakukan double job. Pekerjaan karyawan menjadi lebih banyak dari seharusnya dan terjadi penumpukan tugas. Penumpukan tugas yang terjadi menyebabkan karyawan harus melakukan lembur yang mengindikasikan adanya tingkat beban kerja yang tinggi, disamping itu juga adanya durasi pengerjaan proyek yang tumpang tindih antara proyek satu dan yang lainnya juga menyebabkan tingginya tingkat beban kerja pada karyawan PT Lantana. Oleh karena itu perlu dilakukannya perancangan kebutuhan tenaga kerja pada karyawan PT Lantana.

 

Pada permasalahan yang terjadi di PT Lantana, dibutuhkan perancangan kebutuhan tenaga kerja dengan pendekatan beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX untuk mengetahui bagaimana analisis beban kerja eksisting serta usulan mengenai jumlah karyawan ideal yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga dapat mengatasi permasalahan yang terjadi pada PT Lantana. Perhitungan beban kerja mental NASA-TLX merupakan metode pengukuran beban mental yang dikembangkan oleh Hart dan Staveland yang menggunakan enam sub-skala yaitu Mental Demand, Physical demand, Temporal Demand, Performance, Effort, dan Frustration Level. Metode ini mudah dilakukan yang juga dinilai efektif dalam meneliti beban mental karyawan yang melakukan banyak kegiatan.

 

Pada penelitian ini, digunakannya metode NASA-TLX karena NASA-TLX dinilai tepat untuk mencapai tujuan penelitian ini.  NASA-TLX juga sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa, dikelola dan dimodifikasi dengan berbagai cara, telah dievaluasi sensitivitas, keandalan, utilitasnya sehingga NASA-TLX dianggap lebih andal. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlu adanya penambahan karyawan sebanyak 1 karyawan pada bagian Estimator ME, 2 karyawan pada Supervisor, 2 karyawan pada Project Manager, 1 karyawan pada Administrasi proyek, 1 karyawan pada Drafter, 2 karyawan pada Pelaksana sipil, dan 1 karyawan pada Logistik Proyek. Usulan penambahan jumlah tenaga kerja dilakukan untuk mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek agar keterlambatan proyek tidak terjadi kembali.

 

Kata kunci : Beban Kerja Mental, Kebutuhan Tenaga Kerja, NASA-TLX

Subjek

PERSONNEL PLANNING
 

Katalog

PERANCANGAN ESTIMASI KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA PT LANDASAN TATA LAKSANA DENGAN PENDEKATAN ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA TLX
 
 
Indonesia

Sirkulasi

Rp. 0
Rp. 0
Tidak

Pengarang

TAHTA MANUSAKERTI
Perorangan
Christanto Triwibisono, Ima Normalia Kusmayanti
 

Penerbit

Universitas Telkom, S1 Teknik Industri
Bandung
2023

Koleksi

Kompetensi

  • III4A4 - TUGAS AKHIR

Download / Flippingbook

 

Ulasan

Belum ada ulasan yang diberikan
anda harus sign-in untuk memberikan ulasan ke katalog ini