Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan melalui good coporate governance, yang meliputi dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial dan intellectual capital, value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU), structural capital value added (STVA) pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2019. Data yang digunakan diperoleh dari data laporan tahunan dan laporan keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan ritel yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 10 perusahaan pada periode penelitian 2016-2019. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS 26. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa data variabel profitabilitas perusahaan memiliki nilai rata-rata (mean) lebih besar dari standar deviasi, yang menunjukkan bahwa variabel berkelompok dan tidak bervariasi. Untuk data dewan komisaris independen memiliki standar deviasi yang lebih rendah dari rata-rata (mean) yang menunjukan bahwa varibel tidak bervariasi atau berkelompok, sedangkan kepemilikan manajerial, value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU), structural capital value added (STVA) memiliki standar deviasi yang lebih besar dari rata-rata (mean) yang menunjukkan variabel bahwa ini menyebar dan bervariasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, value added capital employed (VACA), value added human capital (VAHU), structural capital value added (STVA) berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan. Sedangkan secara parsial dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, value added human capital (VAHU), structural capital value added (STVA) tidak bepengaruh terhadap profitabilitas perusahaan dan value added capital employed (VACA) berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan.