Peranan museum dalam dunia pendidikan menjadikan museum sebagai lembaga pendidikan non formal. Museum menjadi sarana belajar rekreasi tanpa mengambil peran guru. Salah Satu museum yang dapat dijadikan sebagai bahan referensi ialah Museum kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo Wanabhakti, museum berlokasi di DKI Jakarta. Keberadaan museum kehutanan sebagai pusat dokumentasi dan informasi tentang kehutanan Indonesia. Museum mempunyai koleksi sebanyak 883 artefak bukti sejarah kehutanan di Indonesia. Akan tetapi tingkat kunjungan Museum kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo rendah dibandingkan dengan museum yang ada di Jakarta. Hal ini dikarenakan fungsi umum museum belum berjalan dengan optimal serta terdapat beberapa permasalahan-permasalahan terkait dengan interior museum yang kurang relevan dengan perkembangan masa kini. Tujuan dari perancangan ini ialah menjadikan Museum Kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo menjadi pusat informasi kehutanan yang relevan dengan perkembangan masa kini serta serta dapat memberikan experience kepada pengunjung museum. Metodologi yang digunakan dalam perancangan ini ialah dengan cara pengumpulan data sekunder dan primer seperti observasi, wawancara, dokumentasi dan Studi literatur. Hasil dari perancangan ini diharapkan akan banyak masyarakat yang berkunjung ke museum dan semakin banyak lagi masyarakat yang menyadari kekayaan alam indonesia dan mulai peduli terhadap lingkungan sekitar.
Kata kunci : Desain Interior, Museum, Metafora