ABSTRAK
Mekanisme pengaduan yang efisien dan efektif di lingkungan sekolah sangat penting untuk menangani masalah-masalah yang memerlukan intervensi, khususnya dalam konteks Bimbingan Konseling (BK). Di SMPN 2 Wonoayu Sidoarjo, pengaduan terkait perundungan dan kekerasan masih dilakukan secara manual, yang tidak hanya kurang efisien tetapi juga memiliki risiko kehilangan data serta ketidaknyamanan bagi siswa. Pengaduan manual yang dilakukan selama ini menghadapi berbagai kendala, seperti pengarsipan yang tidak praktis, risiko hilangnya data, dan ketidaknyamanan siswa dalam menyampaikan keluhan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis web untuk pengaduan layanan bimbingan konseling yang lebih efisien dan efektif dengan menggunakan metode prototype. Metode prototype dipilih karena fleksibilitasnya dalam menghadapi perubahan kebutuhan pengguna selama proses pengembangan. Metode ini memungkinkan pembuatan prototipe yang dapat diuji oleh pengguna sebelum sistem akhir dikembangkan. Umpan balik dari pengguna kemudian diterapkan pada iterasi berikutnya untuk memastikan sistem yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan pengguna. Hasil akhir penelitian ini adalah sebuah situs web yang memungkinkan siswa mengajukan keluhan secara efisien dan aman. Sistem ini juga mendokumentasikan setiap laporan secara sistematis, sehingga memudahkan guru BK dalam mengelola dan memantau pengaduan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi pengaduan berbasis web yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna dan meningkatkan kualitas layanan Bimbingan Konseling di sekolah. Selain itu, sistem ini memiliki potensi untuk diadaptasi oleh sekolah-sekolah lain yang menghadapi masalah serupa, memberikan manfaat yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas layanan Bimbingan Konseling di berbagai institusi pendidikan.
Kata kunci: Sistem Informasi, Sistem Informasi Pengaduan, Bimbingan Konseling, Aplikasi Berbasis Web, Metode Prototype.