Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa dampak signifikan dalam meningkatkan kinerja dan efektivitas instansi, termasuk pemerintahan Desa. Meskipun teknologi informasi telah mempermudah akses data dan informasi melalui internet, masih terdapat kendala dalam pemahaman dan pemanfaatannya oleh aparat Desa, yang menyebabkan pelayanan kepada masyarakat kurang optimal. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan website sebagai sarana distribusi informasi yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mereDesain website Desa Margasana dengan menggunakan metode design thinking untuk meningkatkan kemudahan penggunaan dan efektivitasnya. Sebelum redesign, website Desa Margasana diuji menggunakan System Usability Scale (SUS) dan mendapatkan skor rata-rata 24,5 yang tergolong "worst" dengan grade letter F. Setelah dilakukan redesign, pengujian SUS ulang (post-SUS) menunjukkan skor 89 dengan kategori "excellent" dan grade A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode design thinking efekti