Mata uang kripto telah menjadi semakin populer di kalangan investor dan literatur di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi serangkaian peristiwa yang menyebabkan volatilitas tinggi akibat koreksi pasar lebih dari 10% hingga mendekati 40% seperti COVID-19 dan kebangkrutan FTX. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah perilaku herding ada atau tidak dalam periode ini pada tiga kondisi pasar yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode Cross-Sectional Absolute Deviation (CSAD) karena merupakan salah satu metode yang paling populer dan dapat diandalkan. Pengujian akan dilakukan terhadap 10 mata uang kripto pada tahun 2018 hingga 2024. Sepuluh mata uang kripto tersebut adalah Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Cardano (ADA), Ethereum (ETH), (USDT), BNB (BNB), Tron (TRX), Litecoin (LTC), Monero (XMR), dan XRP (XRP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perilaku anti-herding di general market dan rising market yang bertentangan dengan banyak penelitian sebelumnya. Falling market juga menunjukkan adanya perilaku anti-herding tetapi tidak signifikan.