Digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan pengelolaan operasional, terutama dalam pencatatan inventaris. UMKM Anggun Busana, yang bergerak di bidang penyewaan pakaian, menghadapi kendala dalam pencatatan stok, pengelolaan transaksi penyewaan, dan pemantauan keterlambatan pengembalian barang. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan sistem informasi pengelolaan inventaris berbasis website dengan pendekatan Prototyping.
Metode Prototyping dipilih karena memungkinkan iterasi berulang yang melibatkan pengguna dalam setiap tahap evaluasi dan pengembangan. Sistem ini dibangun menggunakan framework Laravel dan database MySQL, serta diuji dengan metode Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan fungsionalitas dan penerimaan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi ini dapat membantu UMKM Anggun Busana dalam mencatat transaksi penyewaan secara real-time, mengelola inventaris dengan lebih terstruktur, serta mempermudah pemantauan ketersediaan barang dan keterlambatan pengembalian.
Dengan implementasi sistem ini, UMKM dapat mengurangi kesalahan pencatatan manual, meningkatkan akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis informasi yang lebih tepat. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi UMKM dalam mengoptimalkan manajemen inventaris dan mendukung transformasi digital dalam sektor usaha kecil dan menengah.