Minyak sawit yang dihasilkan di Indonesia memiliki lahan yang amat luas dan amat kompetitif untuk mencukupi permintaan pasar. Karena pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia menerapkan banyak undang-undang yang mempengaruhi bisnis. Industri CPO (Crude Palm Oil) ialah satu dari bidang yang terkena dampak, terutama dalam hal perubahan harga dan permintaan.
Studi ini punya tujuan untuk mengetahui tren dan perbedaan kinerja keuangan industri kelapa sawit yang tercantum di Bursa Efek Indonesia dengan mempergunakan Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin. Gross Profit Margin, Operating Profit Margin, Return on Asset, Return on Equity, Total Asset Turnover dan EBITDA Margin sebelum, saat dan sesudah pandemi Covid-19.
Jenis riset yang dipergunakan ialah analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel pada riset ini mempergunakan purpose sampling method. Metode analisa yang dipergunakan ialah analisa rasio keuangan, analisa tren, dan analisa perbedaan rata-rata (Paired Sample t-test). Hasil riset menampilkan tidak terdapatnya perbedaan signifikan pada kinerja keuangan sebelum dan sesudah pandemi, terutama dalam rasio CR, QR, NPM, GPM, OPM, ROA,ROE, TATO dan EBITDA Margin
Kata Kunci: kinerja keuangan, rasio keuangan, industri kelapa sawit