Perkembangan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam layanan kesehatan, khususnya dalam deteksi dan diagnosa penyakit kulit. Penelitian ini membahas implementasi desain UI/UX pada perancangan aplikasi berbasis Android untuk mendukung proses deteksi dan diagnosa penyakit kulit dengan metode Prototype. Aplikasi ini dikembangkan dengan tujuan meningkatkan pengalaman pengguna melalui antarmuka yang intuitif, informatif, dan mudah diakses. Penelitian dilakukan dengan tahapan analisis kebutuhan pengguna, perancangan wireframe, pengujian prototipe, serta evaluasi berbasis usability testing. Desain UI/UX aplikasi mempertimbangkan aspek navigasi yang sederhana, tampilan visual yang responsif, serta integrasi teknologi pendukung seperti Figma, Canva, Maze, dan Android Studio. Hasil pengujian menunjukkan bahwa desain yang diimplementasikan meningkatkan efisiensi interaksi pengguna, kejelasan informasi, serta tingkat kepuasan dalam penggunaan aplikasi. Dengan pendekatan iteratif pada pengembangan desain, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung masyarakat untuk mendeteksi penyakit kulit secara mandiri. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa metode Prototype efektif dalam menghasilkan desain UI/UX yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna, serta dapat meningkatkan akurasi dan kepercayaan pengguna terhadap hasil diagnosa yang diberikan oleh aplikasi.