Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah strategi pemasaran digital, salah satunya melalui fitur live streaming yang memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan pelanggan. Live streaming memberikan pengalaman berbelanja yang lebih autentik dan mendekati pengalaman belanja di toko fisik, sehingga memiliki potensi besar dalam mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Live Streaming terdapat pada fitur Instagram yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan strategi pemasaran. Namun, efektivitasnya dalam meningkatkan penjualan masih menjadi tantangan bagi beberapa pelaku usaha, termasuk Toko Thrift Bungkusay di Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming terhadap keputusan pembelian pelanggan menggunakan model Attention, Interest, Search, Action, Share (AISAS). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan penyebaran kuesioner kepada pelanggan yang pernah melakukan pembelian melalui live streaming di Toko Thrift Bungkusay. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Attention berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan persentase 44,3% dan variabel Action berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan persentase 18,1%, sedangkan variabel Interest 48%, Search 51,3%, dan Share 16,4% tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam pemasaran digital melalui live streaming, toko perlu lebih fokus pada strategi yang meningkatkan perhatian pelanggan terhadap produk serta mendorong tindakan pembelian
Kata Kunci: Instagram, Keputusan Pembelian, Live Streaming, Model AISAS.