Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Terhadap Meme Satire - Dalam bentuk buku karya ilmiah

MUHAMMAD HANAFY INDARDITO

Informasi Dasar

66 kali
25.04.1326
000
Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Penelitian ini membahas fenomena “Komeng Nyaleg DPD-RI 2024” dalam bentuk meme satire di media sosial Facebook. Meme satire terhadap fenomena ini diamati sebagai bentuk kritik sosial terhadap dinamika politik Indonesia, khususnya dalam konetks pemilihan anggota DPD-RI. Peneliti menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough dengan batasan kajian hanya pada level mikro atau analisis teks saja, penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami bagaimana satire digunakan dalam meme terkait dan mengidentifikasi kritik yang terkandung didalam satire tersebut. Dalam meme ini peneliti juga menemukan gejala apatisme politik, hal tersebut ditunjukkan dari pernyataan-pernyataan yang mengimplikasikan kurangnya informasi mengenai para caleg dalam pemilu DPD-RI 2024. Kekurangan informasi tersebut kemudian memiliki kecenderungan untuk menyebabkan kebingungan di kalangan masyarakat. Penelitiaan ini menggunakan metode kualitatif untuk mendalami representasi kritik dalam meme terkait dan kaitannya dengan fenomena “Komeng Nyaleg DPD-RI 2024”. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman tentang peran meme sebagai media untuk mengkritik isu-isu di masyarakat sekaligus menawarkan sudut pandang lain terhadap pengaruh budaya digital dalam proses berdemokrasi.
 

Kata kunci: Meme, Satire, Komeng Nyaleg DPD-RI, Analisis Wacana Kritis, Politik

Subjek

ILMU KOMUNIKASI
 

Katalog

Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Terhadap Meme Satire - Dalam bentuk buku karya ilmiah
 
xii, 68p.: il,; pdf file
 

Sirkulasi

Rp. 0
Rp. 0
Tidak

Pengarang

MUHAMMAD HANAFY INDARDITO
Perorangan
Kharisma Nasionalita
 

Penerbit

Universitas Telkom, S1 Ilmu Komunikasi
Bandung
2025

Koleksi

Kompetensi

 

Download / Flippingbook

 

Ulasan

Belum ada ulasan yang diberikan
anda harus sign-in untuk memberikan ulasan ke katalog ini