Informasi Umum

Kode

25.04.553

Klasifikasi

000 - General Works

Jenis

Karya Ilmiah - Skripsi (S1) - Reference

Subjek

Perilaku Konsumen

Dilihat

181 kali

Informasi Lainnya

Abstraksi

Polusi udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta. Berdasarkan data global, Jakarta termasuk dalam daftar 100 kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia. Salah satu penyebab utama dari tingginya polusi udara adalah emisi gas buang dari kendaraan bermotor berbahan bakar fosil. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, mobil listrik mulai diperkenalkan sebagai alternatif kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Mobil listrik diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon, sehingga menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan perkotaan. Namun, tingkat adopsi mobil listrik di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, terutama karena berbagai faktor seperti harga yang relatif tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat serta teknologi mobil listrik.<br /> Penelitian ini menggunakan variabel Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Condition, Perceived Risk, dan Environmental Concerns. Data dikumpulkan melalui survei dengan 242 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel.<br /> Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performance Expectancy, Social Influence, Facilitating Condition, dan Environmental Concerns memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap masyarakat dalam menggunakan mobil listrik. Effort Expectancy, Perceived Risk, dan Attitude towards Use juga berpengaruh secara signifikan terhadap niat penggunaan masyarakat dalam menggunakan mobil listrik. Akan tetapi, Effort Expectancy dan Perceived Risk memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap sikap. Niat untuk menggunakan juga tidak dipengaruhi oleh Performance Expectancy, Effort Expectancy, Facilitating Condition, dan Social Influence. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami penerimaan teknologi di sektor transportasi serta menawarkan rekomendasi praktis, seperti kampanye edukasi dan insentif, untuk meningkatkan adopsi mobil listrik di DKI Jakarta.<br /> <br /> Polusi udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta. Berdasarkan data global, Jakarta termasuk dalam daftar 100 kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia. Salah satu penyebab utama dari tingginya polusi udara adalah emisi gas buang dari kendaraan bermotor berbahan bakar fosil. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, mobil listrik mulai diperkenalkan sebagai alternatif kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Mobil listrik diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon, sehingga menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan perkotaan. Namun, tingkat adopsi mobil listrik di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, terutama karena berbagai faktor seperti harga yang relatif tinggi, keterbatasan infrastruktur pengisian daya, dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat serta teknologi mobil listrik.<br /> Penelitian ini menggunakan variabel Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Condition, Perceived Risk, dan Environmental Concerns. Data dikumpulkan melalui survei dengan 242 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel.<br /> Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performance Expectancy, Social Influence, Facilitating Condition, dan Environmental Concerns memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap masyarakat dalam menggunakan mobil listrik. Effort Expectancy, Perceived Risk, dan Attitude towards Use juga berpengaruh secara signifikan terhadap niat penggunaan masyarakat dalam menggunakan mobil listrik. Akan tetapi, Effort Expectancy dan Perceived Risk memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap sikap. Niat untuk menggunakan juga tidak dipengaruhi oleh Performance Expectancy, Effort Expectancy, Facilitating Condition, dan Social Influence. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami penerimaan teknologi di sektor transportasi serta menawarkan rekomendasi praktis, seperti kampanye edukasi dan insentif, untuk meningkatkan adopsi mobil listrik di DKI Jakarta<br /> <br /> <strong>Kata Kunci: Sikap, Niat Penggunaan, Mobil Listrik, Meta-UTAUT, DKI Jakarta</strong><br />  

  • SM892016 - TUGAS AKHIR

Koleksi & Sirkulasi

Tersedia 1 dari total 1 Koleksi

Anda harus log in untuk mengakses flippingbook

Pengarang

Nama MUHAMMAD RAFLI ASSHIDQI
Jenis Perorangan
Penyunting Tarandhika Tantra
Penerjemah

Penerbit

Nama Universitas Telkom, S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)
Kota Bandung
Tahun 2025

Sirkulasi

Harga sewa IDR 0,00
Denda harian IDR 0,00
Jenis Non-Sirkulasi