Dalam era digital saat ini, transformasi teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor, termasuk dalam proses pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan design thinking dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh PT Telkomsel, khususnya dalam proses pengadaan yang masih mengandalkan metode manual. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berfokus pada identifikasi masalah, tetapi juga berusaha merumuskan solusi yang dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam penyusunan estimasi biaya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan melibatkan pendekatan design thinking, yang terdiri dari lima tahap: empati, definisi, ideasi, prototyping, dan pengujian. Proses ini dimulai dengan wawancara mendalam dengan delapan narasumber yang memiliki pengalaman langsung dalam proses pengadaan, untuk menggali perspektif dan kebutuhan pengguna. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif, pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi solusi yang relevan dan inovatif dalam proses pengadaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan solusi berbasis digital dalam proses pengadaan di PT. Telkomsel memiliki potensi yang signifikan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Dengan mengembangkan aplikasi yang dirancang khusus untuk memfasilitasi estimasi biaya, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pengadaan. Solusi digital ini tidak hanya mempercepat proses penyusunan estimasi biaya, tetapi juga meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara tim pengadaan dan pengguna. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan transparan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepuasan pengguna. Dengan demikian, transformasi digital dalam pengadaan bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga merupakan langkah strategis yang penting bagi PT. Telkomsel untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih luas dan beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah.
Berdasarkan temuan ini, disarankan agar PT Telkomsel melanjutkan pengembangan dan implementasi sistem digital yang telah dirancang, serta memberikan pelatihan kepada karyawan untuk memastikan adopsi yang efektif. Dengan demikian, kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya penting, tetapi juga sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan, yang pada akhirnya dapat mendukung pencapaian tujuan bisnis perusahaan.
Kata Kunci: E-procurement, Procurement Intelligence, Transformasi Digital, Design Thinking