Museum Sri Baduga Bandung merupakan salah satu institusi kebudayaan yang berperan dalam pelestarian sejarah dan budaya, tetapi di era digital ini menghadapi tantangan dalam menarik perhatian generasi muda yang lebih terbiasa mengakses informasi melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan konten digital dalam bentuk video kreatif sebagai jembatan edukasi guna meningkatkan pengalaman pengunjung museum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tiga tahap utama, yaitu pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Pada tahap pra-produksi, dilakukan riset mendalam mengenai koleksi museum, penyusunan naskah, serta perancangan konsep visual dan narasi. Tahap produksi mencakup pengambilan gambar menggunakan teknik sinematografi seperti cinematic shot dan close-up untuk menangkap detail koleksi secara estetik dan informatif. Sementara itu, tahap pasca-produksi melibatkan penyuntingan video, penyesuaian warna, penambahan narasi suara (voice-over), efek transisi, musik latar, serta teks pendukung untuk memperkuat daya tarik visual dan edukatif dari konten yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video kreatif mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh generasi muda. Selain itu, implementasi konten digital ini juga memperluas jangkauan edukasi museum melalui platform daring, menjadikan museum lebih relevan di era digital. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan video kreatif di museum tidak hanya meningkatkan pengalaman pengunjung, tetapi juga memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi berbasis teknologi. Keberhasilan strategi ini diharapkan dapat menjadi model bagi museum lain dalam menghadapi tantangan digitalisasi serta meningkatkan keterlibatan publik terhadap warisan budaya.
Kata Kunci : Konten Digital, Video Kreatif, Museum, Edukasi, Pengalaman Pengunjung