Sakai Sambayan dapat diartikan sebagai sifat gotong royong, gotong royong dalam masyarakat Lampung di dalam lingkungan tempat tinggalnya. Sakai berarti memberikan sesuatu kepada seseorang atau kelompok masyarakat dalam bentuk barang atau jasa yang memiliki imbalan uang meskipun dalam pelaksanaannya mereka memilih untuk membalasnya. Sedangkan Sambayan memiliki arti memberikan sesuatu kepada seseorang atau kelompok masyarakat untuk kepentingan umum/sosial dalam bentuk produk dan jasa tanpa memandang untuk suatu imbalan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang ilustrasi Sakai Sambayan pada pakaian merek Panomantra guna merevitalisasi atau menghidupkan kembali budaya Lampung khususnya Sakai Sambayan dikalangan muda Bandar Lampung. Hasil perancangan ini guna mengedukasi tentang pentingnya revitalisasi budaya lokal daerah yang kita miliki. Pesan tersebut akan disampaikan secara ringan dan sederhana namun juga tidak membosankan dengan sebuah ilustrasi. Ilustrasi pakaian akan dibuat secara ringkas dan jelas sehingga pembaca lebih mudah memahami pesan yang disampaikan melalui ilustrasi tersebut. Dengan itu ilustrasi pakaian yang dirancang ini diharap dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap budaya daerah sendiri khususnya Budaya Lampung.