Kinerja pegawai merupakan aspek penting dalam keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung perlu memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai, seperti pelatihan dan lingkungan kerja fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja pegawai DPMPTSP Kota Bandung.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal melalui regresi linear berganda, dengan responden sebanyak 69 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di DPMPTSP Kota Bandung. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 26.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pelatihan dan lingkungan kerja fisik secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai DPMPTSP Kota Bandung.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh DPMPTSP Kota Bandung untuk meningkatkan kinerja pegawai dengan memperbaiki metode pelatihan melalui identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, serta meningkatkan kondisi lingkungan kerja fisik dengan memastikan fasilitas kerja yang optimal dan meminimalkan kebisingan.
Kata kunci: Pelatihan, Lingkungan Kerja Fisik, Kinerja Pegawai