Komunikasi Politik: Memahami Kekuatan Pesan dalam Dunia Politik

18 January 2024 Oleh mzakyrakhmat Dilihat 166 kali

Komunikasi Politik: Memahami Kekuatan Pesan dalam Dunia Politik

Pada era demokrasi modern, komunikasi politik memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi keputusan politik. Sebagai warga negara yang aktif, kita seringkali terpapar oleh berbagai pesan politik melalui media massa, internet, pertemuan publik, dan interaksi langsung dengan para pemimpin dan kandidat politik. Namun, apakah kita benar-benar memahami esensi dari komunikasi politik?

Komunikasi politik merupakan proses pertukaran informasi, pesan, dan simbol antara berbagai pihak yang terlibat, termasuk lembaga politik, pejabat terpilih, kelompok sosial, media, dan warga negara. Komunikasi politik diciptakan untuk memberikan pengaruh serta dampak pada dinamika kekuasaan dalam masyarakat. (Nisbet & Feldman, 2011).

Komunikasi politik memiliki peran penting dan manfaat yang signifikan khususnya pada jalannya kegiatan politik pada suatu negara, manfaat komunikasi politik antara lain:

  1. Mempengaruhi perilaku politik dan pengambilan keputusan, pengaruh terhadap perilaku politik dan pengambilan keputusan sangat terlihat dalam pesan-pesan komunikasi politik, yang memiliki kekuatan untuk membentuk perilaku politik serta keputusan yang diambil individu. Berdasarkan penelitian, percakapan antarpribadi, konteks komunitas, dan bahasa serta simbol politik memiliki pengaruh signifikan terhadap pilihan berita, opini, keputusan politik, dan partisipasi individu. Media, sebagai pemain kunci dalam komunikasi politik, memiliki kemampuan untuk membentuk persepsi masyarakat serta memengaruhi sikap dan perilaku politik.
  2. Memberi dampak dalam opini publik, dampak terhadap opini publik juga menjadi sorotan, di mana berbagai jenis pesan politik, termasuk framing dan pengaruh media, dapat memengaruhi opini publik. Penelitian dalam bidang komunikasi politik,  berfokus pada pemahaman bagaimana bahasa dan simbol politik memengaruhi definisi dan interpretasi selektif terhadap isu-isu kebijakan dan permasalahan sosial. Selain itu, isi pesan media dalam komunikasi politik, terutama liputan berita, telah mendapat perhatian ekstensif untuk memahami dampaknya terhadap pembentukan opini publik.
  3. Peran media dalam membentuk persepsi masyarakat menjadi aspek penting, di mana media dianggap sebagai alat komunikasi politik yang kuat yang memfasilitasi pertukaran informasi antara aktor politik dan publik. Liputan media terhadap peristiwa, kampanye, dan isu politik dapat signifikan memengaruhi opini publik serta membentuk narasi seputar wacana politik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komunikasi politik memiliki peran krusial dalam ranah politik, karena memiliki dampak pada tindakan politik serta pengambilan keputusan. Komunikasi politik juga memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapat masyarakat dan membentuk persepsi publik melalui berbagai macam pesan politik yang didukung peran media.

Salah satu ahli komunikasi terkenal bernama Harold D. Lasswell mengatakan bahwa "Politics is the process of who gets what when and how." (Cangara, 2023) Pernyataan ini menyoroti pentingnya distribusi kekuasaan dan sumber daya dalam sebuah sistem politik serta bagaimana komunikasi dapat digunakan sebagai alat untuk memengaruhi distribusi tersebut.


Dalam konteks tersebut, ada beberapa jenis komunikasi politik yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan politik kepada masyarakat. (Norris, 2015):

  1. Pertama, terdapat komunikasi politik verbal yang melibatkan penggunaan kata-kata secara lisan maupun tertulis. Contohnya adalah pidato publik, wawancara dengan media massa, dan debat politik. Melalui komunikasi verbal ini, para pemimpin politik dapat mengungkapkan gagasan dan visi mereka kepada masyarakat.
  2. Selain itu, ada juga komunikasi politik non-verbal yang melibatkan bahasa tubuh, ekspresi wajah, gerakan fisik, dan elemen-elemen lainnya yang tidak menggunakan kata-kata untuk menyampaikan pesan politik. Komunikasi non-verbal ini sering kali digunakan dalam pertemuan-pertemuan publik atau acara kampanye sebagai tambahan dari komunikasi verbal. Misalnya, seorang kandidat yang memberikan senyum tulus ketika berjabat tangan dengan pendukungnya dapat menciptakan kesan positif tentang dirinya.
  3. Selain kedua jenis tersebut, pesan politik di media juga memiliki peran penting dalam komunikasi politik. Media massa seperti televisi, radio, surat kabar, dan media sosial seringkali menjadi saluran utama untuk menyebarkan pesan-pesan politik kepada masyarakat luas. Kehadiran media massa memungkinkan para pemimpin atau calon kandidat untuk mencapai audiens yang lebih luas dengan cepat dan efisien. Namun demikian, penting bagi kita sebagai konsumen informasi untuk tetap kritis terhadap apa yang disampaikan oleh media tersebut.
  4. Kemudian, terdapat pula aktivitas kampanye politik yang menjadi salah satu bentuk komunikasi politik. Kampanye politik melibatkan berbagai kegiatan seperti iklan kampanye di media massa, pertemuan publik, rapat umum, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mempengaruhi opini publik terhadap calon kandidat atau partai politik tertentu. Melalui kampanye ini, para pemimpin atau calon kandidat dapat mengenalkan diri mereka kepada masyarakat dan memperkenalkan visi serta program-program mereka.
  5. Selain itu, lobbying juga merupakan salah satu bentuk komunikasi politik yang tidak boleh dilupakan. Lobbying adalah upaya mempengaruhi pembuat kebijakan atau pejabat pemerintah demi mencapai tujuan-tujuan tertentu yang biasanya dilakukan oleh kelompok-kelompok kepentingan (interest groups) seperti perusahaan besar, serikat pekerja, atau organisasi non-pemerintah yang ingin memengaruhi proses pembuatan kebijakan sesuai dengan kepentingan mereka.

Dalam era digital saat ini, komunikasi politik semakin kompleks dengan adanya media sosial dan teknologi informasi lainnya. Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan TikTok telah menjadi platform penting bagi para pemimpin politik untuk menyampaikan pesan-pesan mereka secara langsung kepada masyarakat tanpa melalui filter media massa tradisional. Namun demikian, kita juga perlu mewaspadai tentang penyebaran berita palsu (hoax) dan manipulasi informasi yang bisa merusak komunikasi politik yang sehat.

Sebagai kesimpulan, komunikasi politik merupakan alat yang kuat dalam dunia politik yang digunakan untuk memengaruhi opini publik dan meraih dukungan. Dengan menggunakan berbagai jenis komunikasi politik, para pemimpin dan kandidat politik dapat menyampaikan pesan mereka dengan lebih efektif kepada masyarakat. Namun sebagai konsumen informasi, kita juga harus kritis dalam menerima pesan-pesan politik tersebut dan mengupayakan pemahaman yang mendalam tentang isu-isu yang ada.

Penulis: Muhammad Zaky Rakhmat | Editor: Irma Sari R

 

Referensi:

Cangara, H. (2023). Komunikasi Politik: Konsep, Teori, dan Strategi Edisi Revisi 2023. Raja Grafindo Persada.

Nisbet, M. C., & Feldman, L. (2011). The Social Psychology of Political Communication. Dalam The Social Psychology of Communication (hlm. 284–299). Palgrave Macmillan UK. https://doi.org/10.1057/9780230297616_15

Norris, P. (2015). Political Communication. Dalam International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences (hlm. 342–349). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-097086-8.95025-6

 

Informasi

Buku Komunikasi Politik: Konsep, Teori, dan Strategi Edisi Revisi tersedia di Open Library dengan nomor katalog 23.01.1241  (https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/203892/slug/komunikasi-politik-konsep-teori-dan-strategi-edisi-revisi-2023.html)

Informasi lain terkait penelitian-penelitian dengan subjek komunikasi politik dapat diakses pada beberapa jurnal internasional yang sudah dilanggan Tel-U berikut:

  1. The International Journal of Press/Politics (https://journals.sagepub.com/description/HIJ)
  2. Journalism & Mass Communication Quarterly (https://journals.sagepub.com/description/JMQ)
  3. Communication and the Public (https://journals.sagepub.com/description/CTP)
  4. Communication Research (https://journals.sagepub.com/home/crxa)
  5. Global Media and Communication (https://journals.sagepub.com/description/GMC)


Informasi Lainnya